Air Terjun Niagara Sajikan Pemandangan yang Menggemaprkan Hingga Masuk UNESCO!

Air Terjun Niagara, dengan keanggunan alamnya, ternyata menyimpan keunikan tersendiri yang mungkin belum banyak orang ketahui.

Selain dikenal sebagai salah satu keajaiban dunia, air terjun ini menyimpan sejumlah fakta menarik yang patut untuk diungkap.

Artikel ini akan membahas lima fakta menarik Air Terjun Niagara yang perlu kamu ketahui, membuka mata kita Slot Deposit 10k pada sisi-sisi keunikan yang membuat pesona alam ini semakin memikat dan penuh misteri.

Mari kita eksplorasi keindahan dan keajaiban yang terkandung di dalam setiap jatuhnya air di Niagara.

Halo semuanya, tahukah kalian dimana letak Air Terjun Niagara? Niagara Falls merupakan air terjun besar yang terletak di perbatasan antara Kanada dan Amerika Serikat.

Karena keindahannya yang unik, Air Terjun Niagara dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Air Terjun Niagara terletak di antara provinsi Ontario di Kanada dan negara bagian New York, AS.

Air Terjun Niagara terbagi menjadi tiga bagian.

Setiap air terjun memiliki namanya sendiri: Air Terjun Horseshoe, Air Terjun Amerika, dan Air Terjun Bridal Veil.

Horseshoe Falls, berbentuk seperti tapal kuda, terletak di perbatasan Kanada.

Sedangkan American Falls seluruhnya berada di dalam perbatasan AS, dipisahkan oleh Pulau Kambing.

Bridal Veil Falls juga masuk dalam batas negara Amerika, terpisah dari dua air terjun lainnya karena adanya Pulau Luna.

Batas kedua negara pada awalnya berada di Horseshoe Falls di tahun 1819.

Namun batas negara ini menjadi perdebatan dari waktu ke waktu di karenakan adanya erosi dan pembangunan yang di lakukan oleh pihak Amerika dan Kanada.

Para ahli Geologi mengatakan bahwa Air Terjun Niagara termasuk Air Terjun yang masih muda yang terbentuk sekitar 10.000 tahun yang lalu ketika gletser mencair pada akhir zaman es terakhir.

Air dari gletser yang mencair mengukir lembah yang dalam di tanah. Sungai Niagara mengalir melalui lembah ini dan seiring waktu, Air Terjun pun tercipta.

Selama waktu itu, gletser besar menutupi sebagian besar Amerika Utara.

Ketika gletser mulai mencair, semua air tidak punya tempat untuk mengalir kecuali ke Sungai Niagara.

Air Terjun ini terbentuk ketika Sungai Niagara mengikis jalan setapak melalui batuan lunak.

Saat Air Terjun terus mengikis tanah, mereka perlahan menjadi lebih besar dan menjadi lebih mengesankan.

Sumber air Air Terjun Niagara berasal dari Danau Besar Atas Superior, Huron, dan Michigan dan Danau Besar Bawah Erie.

Sebagian besar air sekitar 85% berasal dari Danau Erie. Sisa airnya berasal dari ketiga danau lainnya yaitu Superior, Huron, dan Michigan dalam jumlah yang sama.

Uniknya, Air Terjun ini tidak memiliki laju aliran yang konstan.

Laju aliran berubah sepanjang tahun tergantung pada jumlah curah hujan dan limpasan di cekungan Great Lakes.

Shopping Cart